BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS �

Jumat, 04 Desember 2009

SBY : Pindahkan Ibukota

SBY: Pemindahan Pusat Pemerintahan (Ibukota)


SBY tengah memikirkan lokasi baru pusat pemerintahan. Kalau seperti Malaysia itu tanggung dan tidak sepenuh hati. Cuma 40 km. Sehingga sebagian tidak pindah rumah dan akhirnya jadi jauh dan macet.

Harusnya seperti Brazil yang memindahkan ibukotanya begitu jauh dari Rio de Janeiro ke Brasilia, atau Amerika Serikat dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, Jerman dari Bonn ke Berlin.

Karena jauh akhirnya pada pindah rumah. Kalau dekat, misalnya di Jonggol atau Sentul, niscaya orang Tangerang, Bogor, Jakarta, Bekasi, Depok tetap tinggal di rumahnya dan berkantor di ibukota baru. Jalan jauh dan kemacetan pun terus berlangsung.

Pemindahan Ibukota Negara Indonesia dari Jakarta

Pertama-tama kita harus sadar bahwa pemindahan ibukota dari satu kota ke kota lain adalah hal yang biasa dan pernah dilakukan. Sebagai contoh, Amerika Serikat pernah memindahkan ibukota mereka dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, Jerman dari Bonn ke Berlin, sementara Brazil memindahkan ibukotanya dari Rio de Janeiro ke Brasilia. Indonesia sendiri pernah memindahkan ibukotanya dari Jakarta ke Yogyakarta.

Over Populasi (Jumlah penduduk melebihi daya tampung) merupakan penyebab utama kenapa banyak negara memindahkan ibukotanya. Sebagai contoh saat ini Jepang dan Korea Selatan tengah merencanakan pemindahan ibukota negara mereka. Jepang ingin memindahkan ibukotanya karena wilayah Tokyo Megapolitan jumlah penduduknya sudah terlampau besar yaitu: 33 juta jiwa. Korsel pun begitu karena wilayah kota Seoul dan sekitarnya jumlah penduduknya sudah mencapai 22 juta. Bekas ibukota AS, New York dan sekitarnya total penduduknya mencapai 22 juta jiwa. Jakarta sendiri menurut mantan Gubernur DKI, Ali Sadikin, dirancang Belanda untuk menampung 800.000 penduduk. Namun ternyata di saat Ali menjabat Gubernur jumlahnya membengkak jadi 3,5 juta dan sekarang membengkak lagi hingga daerah Metropolitan Jakarta yang meliputi Jabodetabek mencapai total 23 juta jiwa.



Jadi pemindahan ibukota bukanlah hal yang tabu dan sulit. Soeharto sendiri sebelum lengser sempat merencanakan pemindahan ibukota Jakarta ke Jonggol.

Kenapa kita harus memindahkan ibukota dari Jakarta? Apa tidak repot? Apa biayanya tidak terlalu besar? Jawaban dari pertanyaan ini harus benar-benar tepat dan beralasan. Jika tidak, hanya buang-buang waktu, tenaga, dan biaya.

Pertama kita harus sadar bahwa ibukota Jakarta di mana lebih dari 80% uang yang ada di Indonesia beredar di sini merupakan magnet yang menarik penduduk seluruh dari Indonesia untuk mencari uang di Jakarta. Arus urbanisasi dari daerah ke Jakarta begitu tinggi. Akibatnya jika penduduk Jakarta pada zaman Ali Sadikin tahun 1975-an hanya sekitar 3,5 juta jiwa, saat ini jumlahnya sekitar 10 juta jiwa. Pada hari kerja dengan pekerja dari wilayah Jabotabek, penduduk Jakarta menjadi 12 juta jiwa.

Jumlah penduduk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi diperkirakan sekitar 23 juta jiwa. Padahal tahun 1986 jumlahnya hanya sekitar 14,6 juta jiwa (MS Encarta). Jika Jakarta terus dibiarkan jadi ibukota, maka jumlah ini akan terus membengkak dan membengkak. Akibatnya kemacetan semakin merajalela. Jumlah kendaraan bertambah. Asap kendaraan dan polusi meningkat sehingga udara Jakarta sudah tidak layak hirup lagi. Pohon-pohon, lapangan rumput, dan tanah serapan akan semakin berkurang diganti oleh aspal dan lantai beton perumahan, gedung perkantoran dan pabrik. Sebagai contoh berbagai hutan kota atau tanah lapang di kawasan Senayan, Kelapa Gading, Pulomas, dan sebagainya saat ini sudah menghilang diganti dengan Mall, gedung perkantoran dan perumahan.

Hal-hal di atas akan mengakibatkan:
  1. Jakarta akan jadi kota yang sangat macet
  2. Dengan banyaknya orang bekerja di Jakarta padahal rumah mereka ada di pinggiran Jabotabek, akan mengakibatkan pemborosan BBM. Paling tidak ada sekitar 6,5 milyar liter BBM dengan nilai sekitar Rp 30 trilyun yang dihabiskan oleh 2 juta pelaju ke Jakarta setiap tahun.
  3. Dengan kemacetan dan jauhnya jarak perjalanan, orang menghabiskan waktu 3 hingga 5 jam per hari hanya untuk perjalanan kerja.
  4. Stress meningkat akibat kemacetan di jalan.
  5. Penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas) juga meningkat karena orang berada lama di jalan dan menghisap asap knalpot kendaraan
  6. Banjir dan kekeringan akan semakin meningkat karena daerah resapan air terus berkurang.
  7. Jumlah penduduk Indonesia akan terpusat di wilayah Jabodetabek. Saat ini saja sekitar 30 juta dari 200 juta penduduk Indonesia menempati area 1500 km2 di Jabodetabek. Atau 15% penduduk menempati kurang dari 1% wilayah Indonesia.
  8. Pembangunan akan semakin tidak merata karena kegiatan pemerintahan, bisnis, seni, budaya, industri semua terpusat di Jakarta dan sekitarnya.
  9. Tingkat Kejahatan/Kriminalitas akan meningkat karena luas wilayah tidak mampu menampung penduduk yang terlampau padat.
  10. Timbul bahaya kelaparan karena over populasi dan sawah berubah jadi rumah, kantor, dan pabrik. Saat ini pulau Jawa yang merupakan pulau terpadat di dunia 7 x lipat lebih padat daripada RRC. Kepadatan penduduk di Jawa 1.007 orang/km2 sementara di RRC hanya 138 orang/km2. Tak heran di pulau Jawa banyak orang yang kelaparan dan makan nasi aking.

Untuk itu diperlukan penyebaran pusat kegiatan di berbagai kota di Indonesia. Sebagai contoh, di AS pusat pemerintahan ada di Washington DC yang jumlah penduduknya hanya 563 ribu jiwa. Sementara pusat bisnis ada di New York dengan populasi 8,1 juta. Pusat kebudayaan ada di Los Angeles dengan populasi 3,9 juta. Pusat Industri otomotif ada di Detroit dengan jumlah penduduk 911.000 jiwa.

Di AS kegiatan tersebar di beberapa kota. Tidak tertumpuk di satu kota. Sehingga pembangunan bisa lebih merata.

Indonesia juga harus begitu. Semua kegiatan jangan terpusat di Jakarta. Jika tidak, maka jumlah penduduk kota Jakarta akan terus membengkak. Dalam 10-20 tahun, Jakarta akan jadi kota yang mati/semrawut karena jumlah penduduk yang terlampau banyak (saat ini saja kemacetan sudah luar biasa).

Biarlah Jakarta cukup menjadi pusat bisnis. Untuk pusat pemerintahan, sebaiknya dipindahkan ke Kalimantan Tengah.


Kenapa Kalimantan Tengah? Kenapa tidak di Jawa, Sulawesi, atau Sumatra?



Pertama Jawa adalah pulau kecil yang sudah terlampau padat penduduknya. Luas pulau Jawa hanya 134.000 km2 sementara jumlah penduduknya sekitar 135 juta jiwa. Kepadatannya sudah mencapai lebih dari 1.000 jiwa per km2. Apalagi pulau Jawa yang subur dengan persawahan yang sudah mapan seharusnya dipertahankan tetap jadi lahan pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan di Indonesia. Kalau dipaksakan di Jawa, maka luas sawah akan berkurang sebanyak 50.000 hektar! Produksi beras/pangan lain akan berkurang sekitar 200 ribu ton per tahun! Indonesia akan semakin kekurangan pangan karenanya. Selama ibukota tetap di Jawa, pulau Jawa akan semakin padat dan pembangunan tidak tersebar ke seluruh Indonesia. Jawa sudah kebanyakan penduduk/over-crowded!

Ada pun pulau Sumatera letaknya relatif agak di Barat. Dengan jumlah penduduk lebih dari 42 juta, pembangunan di Sumatera sudah cukup lumayan.

Sulawesi dengan luas 189.000 km2 dan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa masih terlalu kecil wilayahnya. Sumatera dan Sulawesi adalah pulau yang subur dan cocok untuk pertanian. Jadi sayang jika pertumbuhan jumlah penduduk dipusatkan di situ. Belum lagi kedua wilayah ini rawan dengan gempa bumi dan tsunami.

Ada pun Kalimantan luasnya 540.000 km2 dengan jumlah penduduk hanya 12 juta jiwa. Pulau Kalimantan jauh lebih luas dibanding pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi dan jumlah penduduknya justru paling sedikit.



Di pulau Kalimantan juga tidak ada gunung berapi dan merupakan pulau yang teraman dari gempa. Sementara di pesisir Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Laut Jawa juga ombak relatif tenang dan aman dari Tsunami. Ini cocok untuk jadi tempat ibukota Indonesia yang baru.

Sebaliknya Jakarta begitu dekat dengan gunung Krakatau yang ledakkannya 30 ribu x bom atom Hiroshima dengan tsunami setinggi 40 meter. Efek ledakan Krakatau terasa sampai Afrika dan Australia. Sekarang gunung Krakatau yang dulu rata dengan laut telah “tumbuh” setinggi 800 meter lebih dengan kecepatan “tumbuh” sekitar 7 meter/tahun. Sebagian ahli geologi memperkirakan letusan kembali terulang antara 2015-2083. Jadi Jakarta tinggal “menunggu waktu” saja…

Pembangkit Listrik Terbesar Di Jerman

MENGINTIP pembangkit listrik tenaga matahari TERBESAR di JERMAN



Ketika pejabat Jerman upacara meletakkan panel surya 560,000 th ke bingkainya di Lieberose pembangkit listrik tenaga surya pada 20 Agustus, orang-orang bertepuk tangan karena beberapa alasan. Alasan yang paling jelas untuk merayakan adalah kenyataan bahwa dengan menambahkan bahwa satu panel, 53 MW Lieberose telah menjadi yang kedua pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia (yang terbesar adalah 60 MW pabrik di Olmedilla, Spanyol).





Tapi itu juga merupakan saat-saat bahagia bagi Solar Pertama, di Tempe, Arizona produsen berbasis film tipis PV panel. Perlambatan ekonomi global telah memukul industri solar keras. Bahkan dalam lingkungan bisnis ini, First Solar dan mitra dalam usaha, Juwi Holding, AG, berhasil mempertahankan proyek di jalur. Fasilitas solar pembangkit listrik harus mulai akhir tahun ini, ketika semua panel 700.000 berada di tempatnya.



Akhirnya, Lieberose melampaui panggilan normal "energi bersih" kewajiban. Pejabat perusahaan memperkirakan bahwa tanaman akan menghasilkan listrik yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 15.000 rumah tangga, sekaligus mengurangi jumlah CO2 yang dihasilkan oleh 35.000 ton per tahun. Selain itu, proyek ini dibangun di atas bekas pangkalan militer Rusia di daratan hidup penuh dengan amunisi dan limbah kimia. Mitra matahari detektor logam yang digunakan untuk menyapu daerah dan pulih ratusan kerang, seperti yang di inset gambar di atas.



Sementara beberapa ahli percaya bahwa tanaman panas matahari akan menjadi generator skala besar dari pilihan di masa depan, proyek Lieberose menunjukkan bahwa film tipis-pembangkit listrik yang lebih murah untuk menghasilkan daripada Silicon tradisional PV berbasis variasi, yang layak sekarang . Dan jangan mengandalkan film tipis akan pergi dalam waktu dekat.





At First Solar markas di Tempe hari ini, perusahaan menandatangani nota kesepakatan dengan wakil pemerintah Cina untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya raksasa - dengan menggunakan film tipis PV - di Mongolia Dalam. Tanaman itu, yang akan selesai dalam beberapa tahap selama satu dekade berikutnya, akan memiliki 2 kapasitas gigawatt - lebih dari tiga kali lebih banyak dihasilkan oleh kekuasaan sebagai instalasi terbesar sekarang berada dalam jangkauan layanan.

Rabu, 02 Desember 2009

Car Free Day, Mulai Diberlakukan Lagi

Car Free Day, Mulai Diberlakukan Lagi


- Hari bebas kendaraan bermotor, atau Car Free Day, Minggu pagi (29/11/2009) kembali diberlakukan di jalur cepat Jalan Thamrin hingga Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Warga Jakarta tampak menikmati Car Free Day yang diberlakukan di setiap akhir bulan ini.

Hari bebas kenderaan bermotor dimanfaatkan warga Jakarta, dengan melakukan berbagai kegiatan. Diantaranya berolah raga seperti bersepeda, dan jogging, atau bersantai bersama keluarga di sekitar air mancur Bundaran Hotel Indonesia. Warga Jakarta mengaku, senang bisa menikmati kota Jakarta bebas dari kemacetan kenderaan, dan polusi udara, walau hanya dalam beberapa jam.

Namun Car Free Day ini, tidak berlaku bagi bus transjakarta. Program Car Free Day dilakukan Pemprov DKI Jakarta, untuk tujuan memperbaiki kualitas lingkungan hidup di kota Jakarta. Selain di kawasan Thamrin-Sudirman Jakarta Pusat, Car Free Day juga diberlakukan di sejumlah ruas jalan lainnya, diantaranya di Jalan Pramuka Jakarta Timur.

Istana Bogor

Istana Bogor

- Berjalan memasuki Istana Bogor, ingatan seketika berjalan mundur pada peristiwa penjajahan Belanda, seperti yang diajarkan para guru sejarah Semasa sekolah dasar hingga tamat SMA. Dimanapun tempatnya, peninggalan Belanda selalu nyaris sama, Gedung bercat putih, pilar besar, jendela besar, pintu besar. Dan pasti halaman yang sangat luas.

Secara keseluruhan Istana Bogor mempunyai luas bangunan Utama dan halaman,seluas 1.5 ha. Di halaman istana, 800 an ekor rusa totol bebas lepas merumput mencari makananya.

Mulanya rusa totol hanya berjumlah 6 pasang yang didatangkan Belanda dari perbatasan India dan Nepal, Pada masa pemerintahan Gubernur Jendral William Deandels pada abad ke 18.

Istana Negara Bogor dibangun pada tahun 1745 oleh Gubernur Jendral Van Imhof. Pada mulanya Van Imhoff hanya menginginkan membangun sarana peristirahatan yang berlatarkan gunung.


Ketika Jepang mengambil alih kekuasaan Indonesia dari tangan Belanda Pada tahun 1942, Istana Bogor dijadikan markas pertahanan tentara Jepang.
Istana yang anggun dengan balutan Warna putih dengan dua kolam di depan dan belakangnya dirubah menjadi basis pertahanan Jepang yang menyeramkan .
Istana dirubah dengan warna hitam, sementara kolam di depan dan di belakang Istana di tutupi semak semak agar keberadaan Istana Bogor, benar-benar tersamar dan tidak terlihat oleh pasukan Sekutu yang memusuhi Jepang.

Namun setelah Indonesia mengumumkan kemerdekaanya di tahun 45, Indonesia tidak serta merta segera mengambil alih Istana Bogor.
Sekutu di bawah pimpinan Kolonel Thomson masuk Istana, Beruntung jiwa patriotik tentara Pribumi yang berasal dari tentara Pasundan, mengadakan perlawanan hingga akhirnya tahun 1949 pasukan sekutu bercerai berai dan meninggalkan istana bogor.

SEGMEN 2
Sejak awal pembangunan Istana Bogor oleh Belanda di pertengahan abad 17, Indonesia baru bisa memiliki Istana Bogor secara penuh, jauh setelah proklamasi kemerdekaan di bacakan Bung Karno.

Baru Pada tahun 1950 Indonesia memiliki Istana bogor secara penuh, Bung Karno sebagai presiden RI saat itu mempergunakan Istana Bogor untuk menjamu tamu tamu Negara.

Di bangunan utama ini juga terletak ruang garuda, ruang garuda merupakan ruang utama istana bogor, di ruang ini bung karno mengadakan resepsi resepsi kenegaraan, mengadakan sidang cabinet pertemuan pertemuan internasional hingga pementasan kesenian seperti tari Lenso dan wayang kulit.

Di dalam istana bogor yang sudah berusia lebih dari 250 tahun, juga menyimpan koleksi koleksi lukisan maestro dunia yang di kumpulkan oleh bung karno. tidak kurang dari 500 lukisan terpasang di dinding istana yang tersebar hingga pavilion kanan dan kiri istana.

Seperti lukisan Basuki Abdulah yang menceritakan pertempuran sengit Gatotkaca melawan Antareja yang diambil dari kisah sumbadra larung. Lukisan ini dibuat Basuki Abdulah pada tahun 1950.

Ritual Sinjang : Tradisi Penyucian Benda-benda Pusaka

Ritual Sinjang : Tradisi Penyucian Benda-benda Pusaka

- Tradisi ini digelar di Masjid Agung Desa Pecaron, Kecamatan Kendit, Situbondo, tempat pemakaman Syech Romo Agung, serta petilasan Sunan Gunung Jati, yang turut menyiarkan agama Islam di Pulau Jawa.

Tradisi sinjang merupakan ritual penyucian benda-benda pusaka, diantaranya keris, tombak, maupun pakaian peninggalan Syech Romo Agung dan Sunan Gunung Jati.

Penyucian benda-benda pusaka ini biasanya digelar tengah malam, dan dilanjutkan pada pagi harinya dengan mengembalikan benda pusaka ke sebuah bilik masjid, yang konon dulunya merupakan tempat peristirahatan Syech Romo Agung dan Sunan Gunung Jati.

Suasana sakral dan khidmat tampak mewarnai jalannya seluruh prosesi ritual.

Ritual tradisi ini digelar setiap 2 tahun sekali dalam bulan Idul Adha, dan seperti biasanya, tradisi sinjang selalu dipadati ratusan warga dari berbagai daerah.

Selain mengharapkan berkah, warga juga meyakini jika meminum air bekas cucian benda-benda pusaka akan terhindarkan dari segala macam musibah ataupun penyakit.

Oleh karenanya usai ritual digelar, warga langsung mengambil air untuk kemudian meminumnya, ataupun membawanya pulang.

Tradisi ini sendiri digelar sebagai bentuk penghormatan warga terhadap para wali yang telah menyiarkan agama Islam.

Rangkaian prosesi ritual ini kemudian ditutup dengan istighosah dan doa bersama, yang bertujuan agar warga dihindarkan dari segala musibah dan bencana.

Kerajinan Limbah : Ban Bekas Diolah Menjadi Berbagai Perlengkapan

Kerajinan Limbah : Ban Bekas Diolah Menjadi Berbagai Perlengkapan

Desa Kabunan, Dukuh Waru, Tegal, Jawa Tengah, dikenal sebagai desa perajin limbah ban bekas.

Sedikitnya terdapat 200 perajin ban bekas di desa ini. Tidak heran jika dihampir setiap rumah di desa ini terdapat tumpukan limbah ban bekas.

Ditangan warga Desa Kabunan, limbah ban yang sudah tidak ada harganya ini, diolah menjadi berbagai macam barang yang bernilai jual cukup tinggi. Mulai dari tali timba, pot tanaman, tempat sampah hingga seperangkat meja kursi.

Harga pot tanaman dan tempat sampah, berkisar antara 10 ribu hingga 25 ribu rupiah, per buah. Sedangkan harga tali timba panjang 10 meter mencapai 30 ribu rupiah.

Sementara harga satu set meja kursi hias mencapai 300 ribu rupiah.

Yang menarik, untuk membuat barang-barang ini, para perajin tidak menggunakan peralatan mesin. Semua proses produksi dikerjakan secara manual, yakni menggunakan pisau atau celurit untuk mengiris, palu dan landasan kayu.

Menurut salah seorang perajin, Bakir, usaha pengolahan limbah ban bekas ini sebagian besar merupakan usaha turun temurun.

Dahulu, warga hanya mengerjakan pesanan karet untuk jok mobil. Kemudian berkembang pemikiran membuat barang-barang rumah tangga.

Limbah ban bekas dibawa para pemasok dari luar kota seperti Surabaya, Bandung dan Jakarta. Harganya berkisar antara 5 ribu rupiah hingga 30 ribu rupiah, per buah.

Prospek usaha kerajinan ban bekas ini cukup bagus. Selain dari Tegal, pesanan juga kerap datang dari luar daerah. Sayangnya, para perajin merasa sulit berkembang karena keterbatasan modal.

5 Perawatan Kecantikan Paling Aneh dan Unik

10 Perawatan Kecantikan Paling Aneh & Unik
Yang unik, mulai dari spa berbahan sake, kotoran burung hingga facial dengan emas 24 karat

Pijat dengan Ular (life.com)

- Selama ini yang kita kenal, spa atau serangkaian perawatan kecantikan biasanya terdiri dari lulur rempah, mandi susu, dan masker yang terbuat dari bahan alami.

Rangkaian perawatan tradisional tersebut, tentunya untuk membuat kulit menjadi lebih bersih bersinar. Selain spa tradisional, ada jenis spa lain yang sangat unik. Berikut perawatan kecantikan teraneh seperti VIVAnews kutip dari TripAtlas.

1. Mengatasi pegal dengan ular
Untuk mengatasi rasa pegal, sebuah rumah spa di Talmei Elazar, Israel, memiliki cara khusus dan sedikit menyeramkan. Di tempat yang bernama Carnivorous Plant Farm tersebut, terdapat seorang terapis yang bernama Ada Barak yang menggunakan ular untuk mengatasi rasa pegal.

Ular yang digunakan bukan sembarangan, yaitu ular California yang tidak beracun dan ular raja Florida. Ular-ular tersebut akan merayap di bagian punggung dan bisa menghilangkan pegal-pegal.

2. Pijatan dengan kaktus
Four Seasons Resort Punta Mita di Mexico menyediakan layanan pijatan dengan menggunakan kaktus. Pijatan tersebut bernama "Hakali Massage". Dengan menggunakan gabah kaktus yang tidak memiliki duri, dan bunga kaktus, kulit akan dipijat secara perlahan. Perawatan ini bermanfaat mengeluarkan racun dalam tubuh dan menyegarkan kulit.

3. Facial untuk bokong
Smooth Synergy Cosmedical Spa, sebuah salon spa di New York, Amerika Serikat menyediakan perawatan untuk keindahan bokong. Perawatan akan diawali dengan mengangkat sel kulit mati dengan menggunakan scrub dari ekstrak pepaya dan mint.

Lalu, dilanjutkan dengan terapi mikronutrien untuk menghilangkan selulit di sekitar bokong. Dan, terakhir disemprotkan "tan organic", untuk membuat bokong terlihat lebih bagus.

4. Facial dengan kaviar
Rome’s Grand Spa yang terdapat di Hotel Cavalieri Hilton, Italia, merupakan pusat spa yang menyediakan perawatan wajah dengan kaviar (telur ikan). Kaviar yang merupakan makanan lezat dan mahal, ternyata juga memiliki fungsi memperhalus dan menyegarkan kulit.

5. Kulit mulus dan sehat berkat jerami
Hotel Heubad, di Itali menyediakan perawatan tubuh menggunakan jerami basah. Tubuh dibungkus dengan jerami basah, lalu dibaringkan di kasur air yang kemudian dipanaskan hingga mencapai 100 derajat Fahrenheit. Perawatan ini bisa meningkatkan imunitas dan proses metabolisme tubuh.